Showing posts with label jilbab. Show all posts
Showing posts with label jilbab. Show all posts

Saturday, December 24, 2011

Makin Cantik Dengan Jilbab

Berjilbab adalah symbol kepatuhan diri, refleksi kejernihan iman yang menggelayut di dalam hati. Bahwa setiap diri yang dititahkan di dunia ini memang hanya memiliki satu kata kunci : "Mematuhi perintah Ilahi".

Jangan anggap jilbab sebagai symbol kekolotan yang tak lagi sesuai dengan derasnya arus zaman, bahkan jilbab akan menorehkan kecantikan. Kecantikan hati dan juga keindahan penampilan. Berjilbablah, wahai wanita pendamba kecantikan !!!

Bahwa tudingan primitive dan kolot kepada jilbab syar’i. Tak perlu pusing-pusing lagi untuk ditanggapi karena fakta telah menjadi saksi sejati. Engkau semakin cantik laksana bidadari dalam balutan jilbab syar’i. Wahai saudariku, tunggu apa lagi...?

he he he Gambar di atas adalah contoh pengumbar aurat yg siap dipanggang.... semoga kita bukan menjadi bagian dariNya.... Karena Api Neraka Tidak tertandingkan dengan PanasNya Api di Dunia.

Thursday, November 24, 2011

Kisah Jilbab Hati

Ada seorang wanita yang dikenal taat beribadah. Tak Pernah Sekalipun Ia Melewatkan Shalat Lima Waktu di Masjid. Ia kadang menjalankan ibadah sunnah.

Hanya satu kekurangannya. Ia tak mau berjilbab & Menutup auratnya. Setiap kali ditanya ia hanya tersenyum dan menjawab, “Insya Allah. Yang penting hati dulu yang berjilbab.” Lagian Jilbab Bukan Jaminan Masuk Surga. Diluar Sana, Banyak Wanita Yang Memakai Jilbab Hanya Sebagai Kedok. Menutup Aurat Tapi Tidak Menjaga Kesuciannya, begitupun ibadahnya.

Sudah banyak orang yang menanyakan & menasehatinya. Tapi jawabannya tetap sama.

Hingga di suatu malam…
Ia bermimpi sedang di sebuah taman yang sangat indah. Rumputnya sangat hijau, berbagai macam bunga bermekaran. Ia bahkan bisa merasakan segarnya udara dan wanginya bunga ditaman itu.

Sebuah sungai yang airnya sangat jernih hingga dasarnya kelihatan, melintas di pinggir taman. Semilir angin pun ia rasakan di sela-sela jarinya.

Ia tidak sendiri, Ada beberapa gadis disitu yang terlihat juga menikmati keindahan taman. Ia pun menghampiri salah satu gadis. Wajahnya sangat bersih, seakan-akan memancarkan cahaya yang sangat lembut.

“Assalamualaikum, saudariku..”
“Wa alaikumussalam.. Selamat datang, saudariku.”
“Terima kasih. Apakah ini surga?”
Gadis itu tersenyum.
“Tentu saja bukan, saudariku. ini hanyalah tempat menunggu sebelum ke surga.”
“Benarkah? Tak bisa kubayangkan seperti apa indahnya surga jika tempat menunggunya saja sudah seindah ini.”
Gadis itu tersenyum lagi.
“Amalan apa yang bisa membuatmu kemari, saudariku?” Tanya si Wanita
“Aku selalu menjaga waktu shalat dan aku menambahnya dengan ibadah sunnah.”
“Alhamdulillah..”

Tiba-tiba jauh di ujung taman ia melihat sebuah pintu yang sangat indah. Pintu itu terbuka. Dan ia melihat beberapa gadis yang berada di taman mulai memasukinya satu persatu.

“Ayo, kita ikuti mereka.” kata gadis itu sambil setengah berlari.
“Apa di balik pintu itu?” kata si wanita sambil mengikuti gadis itu.
“Tentu saja surga, saudariku” larinya semakin cepat.
“Tunggu…tunggu aku..” Si Wanita berlari namun tetap tertinggal.
Gadis itu hanya setengah berlari sambil tersenyum padanya.
Si Wanita tetap tak mampu mengejarnya meski ia sudah berlari. Ia lalu berteriak, ”Amalan apa yang telah kau lakukan hingga kau begitu ringan?”
“Sama denganmu saudariku, Bahkan Kamu Jauh Lebih Baik Karena Telah Lama Menjaga Shalatmu.” jawab sang gadis sambil tersenyum.

Gadis itu telah mencapai pintu. Sebelah kakinya telah melewati pintu. Sebelum Gadis itu melewati pintu sepenuhnya, Si Wanita berteriak pada si gadis,

“Amalan apalagi yang kau lakukan yang tidak kulakukan?”
Gadis itu menatapnya dan tersenyum. Lalu berkata, “Apakah kau tak memperhatikan dirimu apa yang membedakan dengan diriku?”

Ia sudah kehabisan napas, tak mampu lagi menjawab.
“Apakah kau mengira Rabbmu akan mengijinkanmu masuk ke surgaNya tanpa jilbab menutup auratmu? Ketahuilah Saudariku, Aku Bahkan Tidak Sesuci Dirimu Akibat Kekhilafanku di Dunia, Tapi Aku Memperbaiki Diri Dengan Bertaubat, Taubatannasuhaa Menjaga Shalat, Mengerjakan Sunnah dan Menutup Aurat”

Tubuh gadis itu telah melewati pintu, tapi tiba-tiba kepalanya mengintip keluar, memandangnya dan berkata, “Sungguh sangat disayangkan amalanmu tak mampu membuatmu mengikutiku memasuki surga ini. Maka kau tak akan pernah mendapatkan surga ini untuk dirimu. Cukuplah surga hanya sampai di hatimu karena niatmu adalah menghijabi hati.”

Si Wanita tertegun... lalu terbangun dengan Keringat Membasahi Tubuhnya... beristighfar lalu mengambil air wudhu. Ia tunaikan shalat malam. Menangis dan menyesali perkataannya dulu... Ia pun berjanji pada Allah sejak saat itu ia akan menutup auratnya.

Semoga Cerita ini Menginspirasi Saudari Muslimku Untuk Tetap Menjaga Ahlak dan Menutup Aurat Dengan Hijab / Jilbab. Karena Fitrah Seorang Wanita Ada di Balik Hijabnya.

Terinspirasi Dari CatatanHalaman.Net ( Tulisan Ridhwan Noor )

Tuesday, October 11, 2011

Arti Wanita Berjilbab di Mata Muslim


Suatu Ketika, Ada Seorang Lelaki Non Muslim Bertanya kepada seorang Lelaki Muslim

Lelaki Non Muslim : "Kenapa Wanita Dalam Agama Kamu MENUTUP AURAT?" Menggunakan Hijab / Jilbab dan Hanya Memperlihatkan Wajah dan Telapak Tangannya ?

Lelaki Muslim TERSENYUM sambil mengeluarkan 2 biji Permen dari dalam Sakunya, Salah Satu Dari Permen Itu dibuka bungkusannya kemudian Lelaki Muslim Melemparkan kedua Permen itu ke atas lantai, lalu Lelaki Muslim bertanya kepada Lelaki Non Muslim : "Antara kedua Permen Itu, Mana Satu yang kamu akan PILIH?"

Lelaki Non Muslim : "Sudah tentulah yang masih dalam bungkusan."
Lelaki Muslim: "Begitulah kami MELIHAT dan MENGHORMATI kaum wanita agar mereka lebih TERPELIHARA dan ISTIMEWA."

Begitu INDAHNYA menjadi wanita SALEHAH..menutup AURAT dan menjaga AKHLAKNYA.

Banyak di antara saudari-saudari kita yang hanya menggunakan Hijab atau Kerudung Pada Saat dia bepergian, bekerja atau melakukan aktifitas di luar Rumah, Mereka Tidak Menyadari Bahwa Sekalipun Mereka di Rumah Ada beberapa pasang Mata dari orang-orang yang Bukan Mahram mereka Yang Melihat Aurat Mereka.

Bahkan Masih Sangat Banyak diantara kita Yang Mengaku Muslimah Tapi Tidak Menutup Aurat, Semoga Para Pembaca Catatan Saya ini Bukan Orang-Orang Yang Saya Maksudkan.

Semoga Keluarga Kita dan Seluruh Yang Mengatakan Dirinya Muslimah Senantiasa Bisa Menutup Aurat dan Menjaga Ahlaknya Agar Tetap Indah di Mata Allah dan Seisi Dunia.


Bunda Herlin